Share

Cerita Masa Dulu

Pernah dalam posisi yang sama

Pernah dalam perasaan yang sama

Pernah dalam keadaan yang sama

Pernah dalam cerita yang sama juga

Tapi percaya deh, ga bakalan ada perubahan apapun kalau kita tetap stay dalam “zona nyaman” yang membuat kita enggan buat melangkah

Siapa pun berhak buat ngungkapin keinginan dan harapan masing-masing

Tapi terkadang cara yang diambil itu kurang tepat

Memang ga gampang dan ga bakalan pernah gampang buat ngungkapin “hak” yang bagi mereka susah menerima “perbedaan” orang lain

Bagi ku (dulu), orang lain sudah bisa menerima “perbedaanku” (dulu) saja aku sudah sangat-sangat bersyukur, dan aku ga pernah minta yang muluk-muluk

Semua punya pendapat masing-masing, tinggal bagaimana yang lain bisa “mencerna” pendapat tersebut secara terbuka…

Iklan

2 respons untuk ‘Cerita Masa Dulu

  1. Kenapa harus memaksakan hak daripada kewajiban. Mengapa yang virus harus diperjuangkan dan disebar luaskan? Mengapa dan mengapa.

    Dan kenapa yang terkena virus yang harus dikucilkan? bukan virusnya yang dihilangkan. Kenapa yang rusak harus dibuang? bukan malah didaur ulang menjadi yang lebih bermanfaat.

    Tak ada kebebasan yang benar2 bebas, karena kebebasan seorang akan selalu bersimpangan dengan kebebasan seorang yg lainnya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s